IC SEMIKONDUKTOR (Balivio,Idris &Purwo)

Semikonduktor merupakan elemen dasar dari komponen elektronika sepertidioda, transistor dan sebuah IC (integrated circuit). Disebut semi atau setengahkonduktor, karena bahan ini memang bukan konduktor murni. Bahan-bahan logamseperti tembaga, besi, timah disebut sebagai konduktor yang baik sebab logam memiliki susunan atom yang sedemikian rupa, sehingga elektronnya dapat bergerak bebas.
Tahun 1906 ,pickard merancang suatu diode detector dari Kristal slikon yang disebut dengan nama Cat’s wishker, dimana alat yang di buatnya ini terdiri atas suatu kawat
yang disambungkan dengan Kristal silicon; alat inilah yang dikenal sebagai dioadasemikonduktor yang pertama. Dalam bidang industry penemuan komponensemikonduktor mengakibatkan banyak perubahan dalam kehidupan manusia.
Terutama dilihat manfaatnya dalam membantu kelancaran proses industry, diantaranya:
1. Dipergunakannya komponen pasif seperti hambatan ,kapasitor, inductor, dantransformator sebagai kelengkapan dalam menyusun suatu rangkaian elektronik.
2. Dibuatnya alat elektronik radio AM, radio FM, penguat suara hi-fi, TV warna,pemancar FM.3.
Penggunaan alat elektronik untuk mengatur dan menjalankan mesin-mesinindustri, dengan ditemukannya diode tegangan tinggi, diode daya tinggi.

Sejarah Singkat IC (Integrated Ciruit)
Komponen Elektronika Aktif yang terdiri dari gabungan ratusan, ribuan bahkan jutaan Transistor, Dioda, Resistor dan Kapasitor yang diintegrasikan menjadi suatu Rangkaian Elektronika dalam sebuah kemasan kecil. Bahan utama yang membentuk sebuah Integrated Circuit (IC) adalah Bahan Semikonduktor. Silicon merupakan bahan semikonduktor yang paling sering digunakan dalam Teknologi Fabrikasi Integrated Circuit (IC).

Teknologi Integrated Circuit (IC) atau Sirkuit pertama kali diperkenalkan pada tahun 1958 oleh Jack Kilby yang bekerja untuk Texas Instrument, setengah tahun kemudian Robert Noyce berhasil melakukan fabrikasi IC dengan sistem interkoneksi pada sebuah Chip Silikon. Integrated Circuit (IC) merupakan salah satu perkembangan Teknologi yang paling signifikan pada abad ke 20.
Sebelum ditemukannya IC, peralatan Elektronik saat itu umumnya memakai Tabung Vakum sebagai komponen utama yang kemudian digantikan oleh Transistor yang memiliki ukuran yang lebih kecil. Tetapi untuk merangkai sebuah rangkaian Elektronika yang rumit dan kompleks, memerlukan komponen Transistor dalam jumlah yang banyak sehingga ukuran perangkat Elektronika yang dihasilkannya pun berukuran besar dan kurang cocok untuk dapat dibawa berpergian (portable).
Teknologi IC (Integrated Circuit) memungkinkan seorang perancang Rangkaian Elektronika untuk membuat sebuah peralatan Elektronika yang lebih kecil, lebih ringan dengan harga yang lebih terjangkau. Konsumsi daya listrik sebuah IC juga lebih rendah dibanding dengan Transistor. Oleh karena itu, IC (Integrated Circuit) telah menjadi komponen Utama pada hampir semua peralatan Elektronika yang kita gunakan saat ini.
Tanpa adanya Teknologi IC (Integrated Circuit) mungkin saat ini kita tidak dapat menikmati peralatan Elektronika Portable seperti Handphone, Laptop, MP3 Player, Tablet PC, Konsol Game Portable, Kamera Digital dan peralatan Elektronika yang bentuknya kecil dan dapat dibawa bepergian kemana-mana.
IC POWER

IC Power merupakan jenis IC yang beroperasi pada catu daya yang digunakan pada rangkaian regulator, adaptor dan power supply .

IC TTL
Pada suatu lingkungan IC TTL logika ‘0’ direpresentasikan dengan tegangan 0 sampai 0,7 Volt arus searah (DC, Direct Current), sedangkan logika ‘1’ diwakili oleh tegangan DC setinggi 3,5 sampai 5 Volt
IC CMOS (Complementary Metal Oxyde Semiconductor)
Mempunyai salah satu ciri dengan tegangan input lebih fleksibel yaitu antara 3,5 Volt sampai 15 Volt akan tetapi, tegangan input yang melebihi 12 Volt akan memboroskan daya. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk menghindari kerusakan pada IC CMOS sebelum dipasangkan kedalam rangkaian. Hal ini perlu dilakukan karena walaupun dari pabrik telah diberi proteksi berupa dioda dan resistor dijalan masuknya namun usaha ini belum menjamin seratus prosen.

IC digital beroperasi pada tegangan 0 volt (low) dan 5 volt (high). IC digital tersusun dari beberapa rangkaian logika AND, OR, NOT, NAND, NOR,dan XOR).
IC digital sering digunakan sebagai aplikasi sakelar cepat. Pada perkembangannya, IC digital merupakan jenis yang paling banyak digunakan dalam segala bidang elektronika, karena ukurannya kecil dan memiliki fungsi yang sangat lengkap.
IC Digital pada umumnya berfungsi sebagai :
Flip-flop
Gerbang Logika (Logic Gates)
Timer
Counter
Multiplexer
Calculator
Memory
Clock
Microprocessor (Mikroprosesor)
Microcontroller
Hal yang perlu dingat bahwa IC (Integrated circuit) merupakan Komponen Elektronika Aktif yang sensitif terhadap pengaruh Electrostatic Discharge (ESD). Jadi, diperlukan penanganan khusus untuk mencegah terjadinya kerusakan pada IC tersebut.

Views All Time
Views All Time
361
Views Today
Views Today
1

14 Comments

  • Fuad

    penjelasan nya lengkap dan detail 😀

  • Fuad

    sangat membantu

  • romzinaufal

    Wahhh sharing yang sangat bermanfaat ya bp
    sangat menginspirasi mahasiswa/i dalam mengerjakan tugas akhirnya 😉

  • aldyrudyansyah

    Sangat bermanfaat, terbaiksss 👌

  • rizkiauliaramdhani

    sangat bagus bal artikelnya

  • muhamadidris

    Bagus banget dan sangat berguna👍

  • anton

    Menarik nih artikelnya, lanjutkan membuag artikel seperti ini.

  • Arvian Aji Putra

    Pembahasan artikel nya sangat bagus dan menarik,bisa menambah wawasan untuk pembelajaran

  • panjigumelar

    Jadi begitu yaa.. oke, saya paham, keren deh tulisanya.

  • abdu

    Thanks informasi yang cukup menarik dan mantap

  • fajris

    sangat menarik dan menabah wawasan

  • Fajar Ramadhan

    Sangat berguna..

  • yulysilviaagustina

    Sangat membantu materinya 🙂

  • danakrisdiana

    Membantu saya untuk lebih mengerti tentang Gerbang Logika

Leave us a Comment

logged inYou must be to post a comment.